Senin, 25 Januari 2021

 MENGENAL OPTICAL LINE TERMINAL (OLT)









⦁ OLT atau kependekan dari Optical Line Terminal adalah perangkat keras titik akhir (endpoint) dalam jaringan optik pasif atau passive optical network (PON). OLT memiliki keterkaitan dengan Fiber to the Home (FTTH). Apa yang dimaksud dengan FTTH? Fiber to the Home (FTTH) yang juga disebut sebagai Fiber to the Premises (FTTP) adalah pemasangan dan penggunaan serat optik dari titik pusat langsung ke bangunan individu seperti tempat tinggal, gedung apartemen, dan bisnis untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi

Fungsi OLT


Optical Line Terminal ( OLT ) memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai berikut:

Mengubah sinyal standar yang digunakan oleh penyedia FiOS ke frekuensi dan framing yang digunakan oleh sistem PON (Passive Optical Network).
Mengkoordinasi multiplexing antara perangkat konversi di terminal jaringan optic (OLT) yang terletak di lokasi pelanggan.






FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX

 

FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX

FTTx

FTTx (fiber to the x) merupakan istilah umum bagi semua arsitektur jaringan pita lebar (broadband) berbasis serat optik yang menyediakan akses data ke pelanggannya. Dalam praktiknya, FTTx dibagi dalam dua kelompok, yakni FTTP/FTTH/FTTB (koneksi serat optik sampai ke tempat pelanggan) dan FTTC/N (koneksi serat optik yang hanya mencapai kabinet atau titik distribusi tertentu, sedangkan koneksi ke pelanggan menggunakan kabel tembaga). FTTx terdiri dari:

fttx

a. FTTP (fiber-to-the-premises):

koneksi data berbasis serat optik sampai ke tempat pelanggan. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan koneksi serat optik bagi FTTH dan FTTB.

b. FTTH (fiber-to-the-home):

koneksi data berbasis serat optik yang mencapai rumah pelanggan, biasanya berupa kotak yang dipasang di dinding luar rumah. Atau bisa juga sampai ke dalam rumah tempat di mana ONU (optical network unit)/ONT (optical network terminal) berada. Jaringan serat optik pasif dan dan point-topoint Ethernet merupakan arsitektur yang menggunakan FTTH untuk menyajikan tiga layanan sekaligus (telepon, akses internet, dan TV berbasis IP) dalam serat optik tunggal.

Baca Juga : Gadget Terbaru Tercanggih dan Terbaik Tahun Ini

c. FTTB (fiber-to-the-building, -business, or -basement):

koneksi data berbasis serat optik yang mencapai gedung. Dari situ, akses ke pelanggan di ruangan dalam gedung dilangsungkan menggunakan media lain, bisa berupa kabel ethernet, kabel TV, atau kabel telepon.

d. FTTdp (fibre to the distribution point):

koneksi data berbasis serat optik yang hanya mencapai kotak distribusi yang terletak beberapa meter dari lokasi rumah atau gedung pelanggan.

e. FTTN/FTTLA (fiber-to-the-node, -neighborhood, or -last-amplifier):

koneksi data berbasis serat optik hanya sampai ke titik distribusi yang biasanya terletak di pinggir jalan. Kotak distribusi ini terletak beberapa meter sampai beberapa kilometer dari lokasi pelanggan. Dari sini, data akan diteruskan ke pelanggan menggunakan kabel tembaga. FTTN seringkali merupakan langkah awal dari implementasi FTTH (fiber-tothe-home).

f. FTTC/FTTK (fiber-to-the-curb/ kerb, -closet, or -cabinet):

koneksi data berbasis serat optik sampai ke panel distribusi berupa lemari kecil di pinggir jalan. Metode ini mirip seperti FTTN, namun FTTC/ FTTK biasanya lebih dekat dengan lokasi pelanggan (biasanya hanya berjarak kurang dari tiga ratus meter). Dari sini, data akan disebar ke pelanggan menggunakan kabel Ethernet, kabel listrik, atau Wi-Fi. FTTC kadang-kadang juga disebut FTTP (fiber-to-the-pole), sehingga sering bertumpang-tindih dengan fiber-to-the-premises.

KiB

KiB merupakan singkatan dari kibibyte. Kibibyte merupakan satuan berbasis bilangan biner dalam dunia informasi digital. Awalan kibi berarti 210 atau 1024. Karena itu, satu kibibyte sama dengan 1024 byte. KiB diperkenalkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC) pada tahun 1998, dan telah banyak dipakai oleh organisasi standar internasional. Satuan ini juga telah menjadi bagian dari International System of Quantities. Satuan kibibyte dirancang untuk menggantikan satuan kilobyte. Satuan kilobyte ini awalnya dimaksudkan untuk menyatakan kelipatan 1024 byte. Namun, penggunaan kilobyte untuk menyatakan kelipatan 1024 byte ternyata menimbulkan kerancuan dengan definisi International System of Units (Système international d’unités/ SI) terhadap awalan kilo. Definisi SI ini menyatakan bahwa awalan kilo dipakai untuk menyatakan kelipatan seribu (1.000). Dengan penggunaan KiB ini, kerancuan tersebut dapat dihilangkan dan setiap satuan akan bisa menyatakan nilai sesuai peruntukannya

Summary
FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX
Article Name
FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX
Description
FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX (fiber to the x) merupakan istilah umum bagi semua arsitektur jaringan pita lebar. Simak Ulasan Lengkap FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX
Author
Publisher Name
Teknorus Media
Publisher Logo

Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan

Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted. Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan. Home » Hardware » Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan pengertian fiber optik dan fungsi fiber optikPengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted. Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan. Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal yang paling dicari terutama untuk keperluan browsing di internet. Hal inilah yang melatarbelakangi kemunculan kabel Fiber Optik dan dalam sekejap langsung mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Dalam artikel kali ini kami akan menjelaskan lebih dalam mengenai kabel Fiber Optik, meliputi pengertian Fiber Optik, fungsi, cara kerja serta kelebihan dan kekurangan dari Fiber Optik. 

 Pengertian Fiber Optik
Berbeda dari kabel lain yang membawa listrik, kabel Fiber Optik adalah jenis kabel yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu ke titik yang lain. Bahan utama dari kabel jenis Fiber Optik ini adalah dari serat kaca dan plastik yang sangat halus, bahkan lebih halus dari sehelai rambut manusia. Beda halnya dari kabel lain yang memakai bahan dari tembaga. erdapat 2 jenis mode transmisi yakni Single Mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya dan Multi Mode yang menggunakan media LED. Biasanya jenis kabel Fiber Optik ini lebih sering dipakai pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga atas. Home » Hardware » Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan pengertian fiber optik dan fungsi fiber optikPengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted. Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan. Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal yang paling dicari terutama untuk keperluan browsing di internet. Hal inilah yang melatarbelakangi kemunculan kabel Fiber Optik dan dalam sekejap langsung mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Dalam artikel kali ini kami akan menjelaskan lebih dalam mengenai kabel Fiber Optik, meliputi pengertian Fiber Optik, fungsi, cara kerja serta kelebihan dan kekurangan dari Fiber Optik. Daftar Isi Pengertian Fiber Optik Fungsi Fiber Optik Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik Kelebihan Fiber Optik Kekurangan Fiber Optik Cara Kerja Fiber Optik Pengertian Fiber Optik pengertian fiber optik adalah Berbeda dari kabel lain yang membawa listrik, kabel Fiber Optik adalah jenis kabel yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu ke titik yang lain. Bahan utama dari kabel jenis Fiber Optik ini adalah dari serat kaca dan plastik yang sangat halus, bahkan lebih halus dari sehelai rambut manusia. Beda halnya dari kabel lain yang memakai bahan dari tembaga. Terdapat 2 jenis mode transmisi yakni Single Mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya dan Multi Mode yang menggunakan media LED. Biasanya jenis kabel Fiber Optik ini lebih sering dipakai pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga atas. 

 Fungsi Fiber Optik


pada dasarnya fungsi dari kabel Fiber Optik sama seperti jenis kabel yang lain yakni menghubungkan antar komputer atau pengguna satu sama lain dan dalam lingkup jaringan tertentu.

Yang menjadi pembeda adalah kecepatan akses yang tinggi serta kemampuan transfer data lebih cepat. Untuk kecepatan pengiriman data bisa sampai kisaran Gigabit per detiknya. Selain itu karena tidak membawa listrik kabel jenis ini juga tida terpengaruhi gangguan elektromagnetik sehingga stabil dalam penggunaannya.

Namun tentunya dengan banyaknya kelebihan yang diperoleh tentunya harus dibayar lebih mahal, itulah sebabnya kabel jenis ini tidak dipakai oleh sembarangan orang. Biasanya perusahaan skala besar serta operator telekomunikasi yang lebih sering memilih menggunakan kabel Fiber Optik ini. Bahkan saat ini pun perusahaan pengembang Wi-Fi sudah mulai memakai Fiber Optik karena lebih cepat dan stabil.

Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

Meskipun hadir dengan kemampuan lebih tinggi daripada jenis kabel yang terdahulu bukan berarti kabel Fiber Optik ini tidak memiliki kekurangan sama sekali. Dibawah ini kami jelaskan berbagai macam kelebihan serta kekurangan yang dapat anda peroleh jika menggunakan Fiber Optik :

Kelebihan Fiber Optik

  1. Jenis kabel Fiber Optik ini memiliki kemampuan mengantarkan data dengan kapasitas besar serta jarak transmisi yang sangat jauh. Dengan kapasitas Gigabyte per detik maka memberikan kebebasan bagi perusahaan – perusahaan internet dan telepon memilih bandwith tinggi.
  2. Meskipun memiliki kemampuan yang besar bentuk fisik dari kabel ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lain karena bahannya dari serat kaca dan plastik. Hal ini memungkinkan tersedianya ruang yang cukup besar.
  3. Karena tidak menggunakan arus listrik kabel Fiber Optik ini bebas dari gangguan sinyal elektromagnetik, sinyal radio, serta mempunyai ketahanan yang cukup kuat juga sehingga banyak digunakan perusahaan – perusahaan besar.
  4. Meskipun memiliki kecepatan akses yang tinggi namun tetap kemungkinan hilangnya data sangatlah rendah, jadi anda tidak perlu mengkhawatirkan validitas data.
  5. Karena tidak menggunakan listrik maka kemungkinan adanya konsleting juga tidak akan terjadi, jadi dalam hal keamanan juga sangat terjamin.

Kekurangan Fiber Optik

  1. Kekurangan terbesar dari kabel Fiber Optik adalah harganya yang cukup tinggi, hal ini sangatlah wajar mengingat bahan – bahan yang digunakan serta pemasangannya. Oleh sebab itu pengguna kabel jenis bukanlah sembarangan melainkan perusahaan atau penyedia jasa komunikasi yang memang menginginkan akses lebih cepat.
  2. Selain memakan biaya besar pada saat pemasangan, untuk perawatan Fiber Optik pun juga memerlukan biaya yang tidak sedikit melihat alat – alat yang digunakan juga tidaklah murah.
  3. Perhatikan juga penempatan kabel Fiber Optik, biasanya dipasang pada jalur yang berbelok atau yang memiliki sudut melengkung agar proses berjalannya gelombang bisa lebih lancar atau tidak terhambat.

Cara Kerja Fiber Optik

cara kerja fiber optik

Cara kerja fiber optik

Sebelumnya sudah sempat dijelaskan bahwa kabel Fiber Optik tidak mengalirkan listrik namun cahaya. Listrik yang diperoleh dikonversikan menjadi sinyal cahaya dan dialirkan antar komputer yang terhubung dalam suatu jaringan skala besar. Hal ini menjadikan kabel Fiber Optik sangat cocok digunakan pada wilayah dengan banyaknya gangguan elektromagnetik.

Jika pada kabel Coaxial atau Twisted panjangnya kabel seringkali menjadi penghambat namun hal ini tidak berlaku bagi kabel Fiber Optik. Bahan baku yang terbuat dari serat kaca murni mampu membawa cahaya untuk mentransmisikan data secara terus menerus tanpa menghiraukan panjangnya kabel yang digunakan.

ntinya di dalam kabel Fiber Optik menggunakan cara kerja dengan memanfaatkan cermin untuk menghasilkan total internal reflection atau bahasa umumnya adalah refleksi total pada bagian serat kaca.

Itulah pengertian Fiber Optik yang perlu anda ketahui terutama jika anda ingin melakukan instalasi jaringan. Meskipun memiliki harga yang lumayan tinggi namun dengan melihat manfaat serta keuntungan yang diperoleh maka sangatlah wajar beberapa perusahaan besar lebih memilih jenis kabel ini.

Sumber :

https://sites.google.com/d/1Kj9UTi_irtU_mfUoCa6I1TvgwGNU-Yst/p/19GRaT_UOYKkV2w2dhGvcHuVajVFDh_SF

Senin, 08 Januari 2018

BALIFIBER SANGAT MEMUASKAN

Balifiber adalah salah satu provider yang menyediakan layanan internet dengan menggunakan teknologi Fiber optik, Pengalaman saya menggunakan Balifiber sangat memuaskan dan irit di kantong,

Rabu, 07 Juni 2017

Mengelola Diri Sendiri Dulu, Baru Mengelola Bisnis

Mengelola Diri Sendiri Dulu, Baru Mengelola Bisnis
Salah satu syarat menjadi entrepreneur sukses adalah memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Mengelola diri sendiri sangat diperlukan karena seorang pelaku usaha hendaknya memiliki skill untuk multi tasking, menentukan prioritas kerja, dan dapat mengambil keputusan dengan cepat meskipun tanpa bantuan asisten. Tentu saja untuk melakukan hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal pertama yang harus Anda pelajari adalah menerima tanggung jawab dari setiap kejadian yang ada pada usaha Anda. Seseorang yang dapat mengelola dirinya sendiri dengan baik, maka dia dapat mengelola bisnis dengan baik. Karena musuh terbesar yang kita hadapi adalah diri kita sendiri, dimana kita harus mampu menaklukkan hal-hal negatif yang ada pada diri sendiri.
Berikut adalah beberapa poin yang bisa Anda gunakan untuk me-review diri Anda sendiri. Jika ada beberapa poin yang ada pada diri Anda, maka artinya Anda harus mulai belajar mengelola diri Anda sendiri:
1.Tidak fokus dan lepas kontrol
Anda merasa selalu ada yang harus dikerjakan, dibandingkan waktu yang Anda miliki. Orang merasa under pressure bukan karena banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan, tapi dari kurang cermatnya dalam memutuskan apa yang harus dikerjakan dan tidak menetapkan target yang sesuai.
2.Melakukan banyak hal, namun hanya sedikit yang terselesaikan
Ini terkait dengan produktivitas, efisiensi waktu, dan pengambilan keputusan yang tepat. Anda tidak bisa memulai mengerjaakan banyak hal bersamaan, namun pada akhirnya hanya beberapa saja yang terselesaikan. Anda harus membiasakan diri untuk menyelesaikan pekerjaan yang Anda mulai. Tentukan prioritas untuk mempermudah penyelesaian pekerjaan tersebut.
3.Suka menunda pekerjaan
Jangan menunda pekerjaan yang lebih penting dan mendahulukan hal kecil. Menunda pekerjaan yang penting sama artinya mengundang masalah. Terapkan prinsip “First Thing First” dan kerjakan apa yang menjadi prioritas Anda.
4.Terlalu banyak berpikir
Menghabiskan banyak waktu untuk berpikir dan cemas dengan tugas Anda, dibandingkan langsung terjun untuk mengeksekusinya, artinya Anda tidak dapat mengelola diri sendiri. Sebuah ide atau rencana tidak akan terelalisasi selama Anda terkurung dalam ketakutan Anda. Jangan sia-siakan energi Anda, hilangkan kekhawatiran dari pikiran, dan kerjakan!
5.Menghindari peluang dan pesimis
Seorang pengusaha selalu optimis dan tidak membuang peluang yang datang. Mereka menganggap peluang adalah wadah untuk menggali ilmu dan pengalaman baru. Tidak ada kata pesimis dalam kamus mereka, karena mereka berani mengambil resiko yang sudah diperhitungkan dan belajar dari setiap permasalahan.
6.Meremehkan diri sendiri
Tiap orang memiliki kekurangan atau kelemahan, dan itu adalah hal yang wajar. Namun jika Anda terus menghitung kekurangan dan meremehkan diri Anda sendiri, selamanya Anda tidak akan bisa berkembang. Kekurangan diri bukan untuk disesali atau dikritik. Tapi harus bisa mendorong kita untuk lebih menggali potensi yang ada pada diri sendiri. Pebisnis yang bijak berpikir bahwa dirinya memiliki potensi dan skil yang belum berkembang. Namun mereka mau berusaha dan yakin bahwa mereka akan berubah.
7.Kurang semangat dan kurang percaya diri
“Self confidence is the key to winning”, mungkin Anda pernah mendengar tagline tersebut di sebuah iklan . Dan memang benar adanya, tanpa kepercayaan diri kita tidak akan bisa menjadi seorang pemenang. Semangat yang naik – turun dan drop nya level kepedean Anda menunjukkan Anda tidak bisa mengelola diri sendiri. Dengan semangat yang tidak menentu dan tidak yakin dengan diri sendiri, bagaimana Anda akan mengelola bisnis Anda?
8.Bersikap tertutup /introvert
Menjadi seorang pengusaha menuntut Anda untuk mampu bekerja sama dalam tim. Memiliki sikap tertutup, menyendiri menunjukkan Anda tidak siap menghadapi sesuatu yang tidak dapat Anda tangani atau kendalikan. Belajarlah untuk berkomunikasi dengan orang lain, membangun jaringan dan berkontribusi.
9.Terlalu dominan
Banyak orang yang tidak bisa mengatur dirinya sendiri atau terlalu mengendalikan orang lain tau bisnisnya. Sikap terlalu dominan ini akan merugikan diri sendiri. Anda harus belajar untuk mempercayai dan mendelegasikan pekerjaan pada orang lain.
Dengan mengatur diri secara efektif sama dengan mempersiapkan diri Anda untuk mengelola bisnis dengan baik pula. Mampu mengatur diri sendiri berarti Anda mengerti diri Anda sendiri sehingga dapat mengerti orang lain, menjalin kerjasama dengan tim dan customer Anda.
Yang terpenting dan harus selalu diingat adalah dengan mengelola diri sendiri maka Anda akan semakin memahami value dan arti sukes. Dengan keberhasilan Anda menaklukan diri sendiri, maka Anda pun akan semakin siap menjalankan bisnis.