Dunia Jaringan
Senin, 25 Januari 2021
FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX

DAFTAR ISI [hide]
- 1 FTTx
- 1.1 a. FTTP (fiber-to-the-premises):
- 1.2 b. FTTH (fiber-to-the-home):
- 1.3 c. FTTB (fiber-to-the-building, -business, or -basement):
- 1.4 d. FTTdp (fibre to the distribution point):
- 1.5 e. FTTN/FTTLA (fiber-to-the-node, -neighborhood, or -last-amplifier):
- 1.6 f. FTTC/FTTK (fiber-to-the-curb/ kerb, -closet, or -cabinet):
- 2 KiB
FTTx | Pengertian, Kegunaan dan Jenis FTTX
FTTx
FTTx (fiber to the x) merupakan istilah umum bagi semua arsitektur jaringan pita lebar (broadband) berbasis serat optik yang menyediakan akses data ke pelanggannya. Dalam praktiknya, FTTx dibagi dalam dua kelompok, yakni FTTP/FTTH/FTTB (koneksi serat optik sampai ke tempat pelanggan) dan FTTC/N (koneksi serat optik yang hanya mencapai kabinet atau titik distribusi tertentu, sedangkan koneksi ke pelanggan menggunakan kabel tembaga). FTTx terdiri dari:

a. FTTP (fiber-to-the-premises):
koneksi data berbasis serat optik sampai ke tempat pelanggan. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan koneksi serat optik bagi FTTH dan FTTB.
b. FTTH (fiber-to-the-home):
koneksi data berbasis serat optik yang mencapai rumah pelanggan, biasanya berupa kotak yang dipasang di dinding luar rumah. Atau bisa juga sampai ke dalam rumah tempat di mana ONU (optical network unit)/ONT (optical network terminal) berada. Jaringan serat optik pasif dan dan point-topoint Ethernet merupakan arsitektur yang menggunakan FTTH untuk menyajikan tiga layanan sekaligus (telepon, akses internet, dan TV berbasis IP) dalam serat optik tunggal.
Baca Juga : Gadget Terbaru Tercanggih dan Terbaik Tahun Ini
c. FTTB (fiber-to-the-building, -business, or -basement):
koneksi data berbasis serat optik yang mencapai gedung. Dari situ, akses ke pelanggan di ruangan dalam gedung dilangsungkan menggunakan media lain, bisa berupa kabel ethernet, kabel TV, atau kabel telepon.
d. FTTdp (fibre to the distribution point):
koneksi data berbasis serat optik yang hanya mencapai kotak distribusi yang terletak beberapa meter dari lokasi rumah atau gedung pelanggan.
e. FTTN/FTTLA (fiber-to-the-node, -neighborhood, or -last-amplifier):
koneksi data berbasis serat optik hanya sampai ke titik distribusi yang biasanya terletak di pinggir jalan. Kotak distribusi ini terletak beberapa meter sampai beberapa kilometer dari lokasi pelanggan. Dari sini, data akan diteruskan ke pelanggan menggunakan kabel tembaga. FTTN seringkali merupakan langkah awal dari implementasi FTTH (fiber-tothe-home).
f. FTTC/FTTK (fiber-to-the-curb/ kerb, -closet, or -cabinet):
koneksi data berbasis serat optik sampai ke panel distribusi berupa lemari kecil di pinggir jalan. Metode ini mirip seperti FTTN, namun FTTC/ FTTK biasanya lebih dekat dengan lokasi pelanggan (biasanya hanya berjarak kurang dari tiga ratus meter). Dari sini, data akan disebar ke pelanggan menggunakan kabel Ethernet, kabel listrik, atau Wi-Fi. FTTC kadang-kadang juga disebut FTTP (fiber-to-the-pole), sehingga sering bertumpang-tindih dengan fiber-to-the-premises.
KiB
KiB merupakan singkatan dari kibibyte. Kibibyte merupakan satuan berbasis bilangan biner dalam dunia informasi digital. Awalan kibi berarti 210 atau 1024. Karena itu, satu kibibyte sama dengan 1024 byte. KiB diperkenalkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC) pada tahun 1998, dan telah banyak dipakai oleh organisasi standar internasional. Satuan ini juga telah menjadi bagian dari International System of Quantities. Satuan kibibyte dirancang untuk menggantikan satuan kilobyte. Satuan kilobyte ini awalnya dimaksudkan untuk menyatakan kelipatan 1024 byte. Namun, penggunaan kilobyte untuk menyatakan kelipatan 1024 byte ternyata menimbulkan kerancuan dengan definisi International System of Units (Système international d’unités/ SI) terhadap awalan kilo. Definisi SI ini menyatakan bahwa awalan kilo dipakai untuk menyatakan kelipatan seribu (1.000). Dengan penggunaan KiB ini, kerancuan tersebut dapat dihilangkan dan setiap satuan akan bisa menyatakan nilai sesuai peruntukannya


Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan
pada dasarnya fungsi dari kabel Fiber Optik sama seperti jenis kabel yang lain yakni menghubungkan antar komputer atau pengguna satu sama lain dan dalam lingkup jaringan tertentu.
Yang menjadi pembeda adalah kecepatan akses yang tinggi serta kemampuan transfer data lebih cepat. Untuk kecepatan pengiriman data bisa sampai kisaran Gigabit per detiknya. Selain itu karena tidak membawa listrik kabel jenis ini juga tida terpengaruhi gangguan elektromagnetik sehingga stabil dalam penggunaannya.
Namun tentunya dengan banyaknya kelebihan yang diperoleh tentunya harus dibayar lebih mahal, itulah sebabnya kabel jenis ini tidak dipakai oleh sembarangan orang. Biasanya perusahaan skala besar serta operator telekomunikasi yang lebih sering memilih menggunakan kabel Fiber Optik ini. Bahkan saat ini pun perusahaan pengembang Wi-Fi sudah mulai memakai Fiber Optik karena lebih cepat dan stabil.
Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik
Meskipun hadir dengan kemampuan lebih tinggi daripada jenis kabel yang terdahulu bukan berarti kabel Fiber Optik ini tidak memiliki kekurangan sama sekali. Dibawah ini kami jelaskan berbagai macam kelebihan serta kekurangan yang dapat anda peroleh jika menggunakan Fiber Optik :
Kelebihan Fiber Optik
- Jenis kabel Fiber Optik ini memiliki kemampuan mengantarkan data dengan kapasitas besar serta jarak transmisi yang sangat jauh. Dengan kapasitas Gigabyte per detik maka memberikan kebebasan bagi perusahaan – perusahaan internet dan telepon memilih bandwith tinggi.
- Meskipun memiliki kemampuan yang besar bentuk fisik dari kabel ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis lain karena bahannya dari serat kaca dan plastik. Hal ini memungkinkan tersedianya ruang yang cukup besar.
- Karena tidak menggunakan arus listrik kabel Fiber Optik ini bebas dari gangguan sinyal elektromagnetik, sinyal radio, serta mempunyai ketahanan yang cukup kuat juga sehingga banyak digunakan perusahaan – perusahaan besar.
- Meskipun memiliki kecepatan akses yang tinggi namun tetap kemungkinan hilangnya data sangatlah rendah, jadi anda tidak perlu mengkhawatirkan validitas data.
- Karena tidak menggunakan listrik maka kemungkinan adanya konsleting juga tidak akan terjadi, jadi dalam hal keamanan juga sangat terjamin.
Kekurangan Fiber Optik
- Kekurangan terbesar dari kabel Fiber Optik adalah harganya yang cukup tinggi, hal ini sangatlah wajar mengingat bahan – bahan yang digunakan serta pemasangannya. Oleh sebab itu pengguna kabel jenis bukanlah sembarangan melainkan perusahaan atau penyedia jasa komunikasi yang memang menginginkan akses lebih cepat.
- Selain memakan biaya besar pada saat pemasangan, untuk perawatan Fiber Optik pun juga memerlukan biaya yang tidak sedikit melihat alat – alat yang digunakan juga tidaklah murah.
- Perhatikan juga penempatan kabel Fiber Optik, biasanya dipasang pada jalur yang berbelok atau yang memiliki sudut melengkung agar proses berjalannya gelombang bisa lebih lancar atau tidak terhambat.
Cara Kerja Fiber Optik

Cara kerja fiber optik
Sebelumnya sudah sempat dijelaskan bahwa kabel Fiber Optik tidak mengalirkan listrik namun cahaya. Listrik yang diperoleh dikonversikan menjadi sinyal cahaya dan dialirkan antar komputer yang terhubung dalam suatu jaringan skala besar. Hal ini menjadikan kabel Fiber Optik sangat cocok digunakan pada wilayah dengan banyaknya gangguan elektromagnetik.
Jika pada kabel Coaxial atau Twisted panjangnya kabel seringkali menjadi penghambat namun hal ini tidak berlaku bagi kabel Fiber Optik. Bahan baku yang terbuat dari serat kaca murni mampu membawa cahaya untuk mentransmisikan data secara terus menerus tanpa menghiraukan panjangnya kabel yang digunakan.
ntinya di dalam kabel Fiber Optik menggunakan cara kerja dengan memanfaatkan cermin untuk menghasilkan total internal reflection atau bahasa umumnya adalah refleksi total pada bagian serat kaca.
Itulah pengertian Fiber Optik yang perlu anda ketahui terutama jika anda ingin melakukan instalasi jaringan. Meskipun memiliki harga yang lumayan tinggi namun dengan melihat manfaat serta keuntungan yang diperoleh maka sangatlah wajar beberapa perusahaan besar lebih memilih jenis kabel ini.
Sumber :
https://sites.google.com/d/1Kj9UTi_irtU_mfUoCa6I1TvgwGNU-Yst/p/19GRaT_UOYKkV2w2dhGvcHuVajVFDh_SF



