Mengelola Diri Sendiri Dulu, Baru Mengelola Bisnis
Salah
satu syarat menjadi entrepreneur sukses adalah memiliki kemampuan untuk
mengatur diri sendiri. Mengelola diri sendiri sangat diperlukan karena seorang
pelaku usaha hendaknya memiliki skill untuk multi tasking, menentukan prioritas
kerja, dan dapat mengambil keputusan dengan cepat meskipun tanpa bantuan
asisten. Tentu saja untuk melakukan hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak
sebentar. Hal pertama yang harus Anda pelajari adalah menerima tanggung jawab
dari setiap kejadian yang ada pada usaha Anda. Seseorang yang dapat mengelola
dirinya sendiri dengan baik, maka dia dapat mengelola bisnis dengan baik.
Karena musuh terbesar yang kita hadapi adalah diri kita sendiri, dimana kita
harus mampu menaklukkan hal-hal negatif yang ada pada diri sendiri.
Berikut
adalah beberapa poin yang bisa Anda gunakan untuk me-review diri Anda sendiri.
Jika ada beberapa poin yang ada pada diri Anda, maka artinya Anda harus mulai
belajar mengelola diri Anda sendiri:
1.Tidak
fokus dan lepas kontrol
Anda
merasa selalu ada yang harus dikerjakan, dibandingkan waktu yang Anda miliki.
Orang merasa under pressure bukan karena banyaknya pekerjaan yang harus
dikerjakan, tapi dari kurang cermatnya dalam memutuskan apa yang harus
dikerjakan dan tidak menetapkan target yang sesuai.
2.Melakukan
banyak hal, namun hanya sedikit yang terselesaikan
Ini
terkait dengan produktivitas, efisiensi waktu, dan pengambilan keputusan yang
tepat. Anda tidak bisa memulai mengerjaakan banyak hal bersamaan, namun pada
akhirnya hanya beberapa saja yang terselesaikan. Anda harus membiasakan diri
untuk menyelesaikan pekerjaan yang Anda mulai. Tentukan prioritas untuk
mempermudah penyelesaian pekerjaan tersebut.
3.Suka
menunda pekerjaan
Jangan
menunda pekerjaan yang lebih penting dan mendahulukan hal kecil. Menunda
pekerjaan yang penting sama artinya mengundang masalah. Terapkan prinsip “First
Thing First” dan kerjakan apa yang menjadi prioritas Anda.
4.Terlalu
banyak berpikir
Menghabiskan
banyak waktu untuk berpikir dan cemas dengan tugas Anda, dibandingkan langsung
terjun untuk mengeksekusinya, artinya Anda tidak dapat mengelola diri sendiri.
Sebuah ide atau rencana tidak akan terelalisasi selama Anda terkurung dalam
ketakutan Anda. Jangan sia-siakan energi Anda, hilangkan kekhawatiran dari
pikiran, dan kerjakan!
5.Menghindari
peluang dan pesimis
Seorang
pengusaha selalu optimis dan tidak membuang peluang yang datang. Mereka
menganggap peluang adalah wadah untuk menggali ilmu dan pengalaman baru. Tidak
ada kata pesimis dalam kamus mereka, karena mereka berani mengambil resiko yang
sudah diperhitungkan dan belajar dari setiap permasalahan.
6.Meremehkan
diri sendiri
Tiap
orang memiliki kekurangan atau kelemahan, dan itu adalah hal yang wajar. Namun
jika Anda terus menghitung kekurangan dan meremehkan diri Anda sendiri,
selamanya Anda tidak akan bisa berkembang. Kekurangan diri bukan untuk disesali
atau dikritik. Tapi harus bisa mendorong kita untuk lebih menggali potensi yang
ada pada diri sendiri. Pebisnis yang bijak berpikir bahwa dirinya memiliki
potensi dan skil yang belum berkembang. Namun mereka mau berusaha dan yakin
bahwa mereka akan berubah.
7.Kurang
semangat dan kurang percaya diri
“Self
confidence is the key to winning”, mungkin Anda pernah mendengar tagline
tersebut di sebuah iklan . Dan memang benar adanya, tanpa kepercayaan diri kita
tidak akan bisa menjadi seorang pemenang. Semangat yang naik – turun dan drop
nya level kepedean Anda menunjukkan Anda tidak bisa mengelola diri sendiri.
Dengan semangat yang tidak menentu dan tidak yakin dengan diri sendiri,
bagaimana Anda akan mengelola bisnis Anda?
8.Bersikap
tertutup /introvert
Menjadi
seorang pengusaha menuntut Anda untuk mampu bekerja sama dalam tim. Memiliki
sikap tertutup, menyendiri menunjukkan Anda tidak siap menghadapi sesuatu yang
tidak dapat Anda tangani atau kendalikan. Belajarlah untuk berkomunikasi dengan
orang lain, membangun jaringan dan berkontribusi.
9.Terlalu
dominan
Banyak
orang yang tidak bisa mengatur dirinya sendiri atau terlalu mengendalikan orang
lain tau bisnisnya. Sikap terlalu dominan ini akan merugikan diri sendiri. Anda
harus belajar untuk mempercayai dan mendelegasikan pekerjaan pada orang lain.
Dengan
mengatur diri secara efektif sama dengan mempersiapkan diri Anda untuk
mengelola bisnis dengan baik pula. Mampu mengatur diri sendiri berarti Anda
mengerti diri Anda sendiri sehingga dapat mengerti orang lain, menjalin
kerjasama dengan tim dan customer Anda.
Yang
terpenting dan harus selalu diingat adalah dengan mengelola diri sendiri maka
Anda akan semakin memahami value dan arti sukes. Dengan keberhasilan Anda
menaklukan diri sendiri, maka Anda pun akan semakin siap menjalankan bisnis.